DIGITAL CONSTRUCTION SOLUSI NYATA MENGHADAPI COVID-19

COVID-19 menjadi suatu ancaman yang nyata bagi para pekerja konstruksi, dimana kasus dari COVID-19 ini semakin bertambah setiap harinya. Jumlah kasus yang ada saat ini sekitar 12.071 kasus yang tercatat. Sehingga mereka para pekerja dibidang konstruksi menjadi merasa was-was untuk datang ke suatu proyek yang sedang mereka jalani.

Sementara itu pekerjaan harus tetap berjalan seperti biasanya sehingga adanya pengurangan jumlah pekerja agar tidak terjadinya penularan. Sehingga proyek yang sedang berjalan tidak terhambat dengan adanya gejala seperti ini.

Digital construction merupakan sebuah solusi nyata dalam menghadapi COVID-19 ini. Dimana para pekerja bisa memanajemen model kerja disiplin yang dapat terintegrasi dari proyek Desain – Konstruksi, termasuk produk (fasilitas). Proses kerja serta organisasi dan pengorganisasian team desain – konstruksi juga tim operasional yang mendukung tujuan umum sebuah bisnis (konstruksi).

BIM atau Building Information Modeling merupakan salah satu digital construction yang mampu menjadi solusi dalam menghadapi COVID-19 ini, karena dengan adanya BIM pengguna dapat melihat koordinasi real time antara kontraktor dengan owner atau konsultan dengan mudah dimanapun dan kapanpun. BIM akan diupload di layanan komputasi awan (cloud computing)  yang dapat diakses oleh owner.

Selain itu BIM juga mampu memudahkan pengguna untuk berbagi dan sharing data serta menggunakan data, karena kita menggunakan satu data tunggal untuk bekerja sama secara online (cloud). Dan memudahkan kita sebagai pengguna untuk mengakses dimeja kerja maupun di lapangan.

Pemerintah juga telah menerapkan protokol pada jasa konstruksi yang mana protokol itu berisi;

  • Membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan COVID-19 yang dilakukan oleh pengguna jasa dan penyedia jasa
  • Menyediakan fasilitas pencegahan COVID-19 yang dilakukan oleh penyedia jasa pekerjaan konstruksi
  • Mengedukasi semua orang untuk menjaga diri dari COVID-19 oleh satuan tugas
  • Mengukur suhu semua orang pada setiap pagi , siang, dan sore yang dilakukan oleh penyedia jasa konstruksi
  • Membuat kerjasama penanganan suspect COVID-19 dengan rumah sakit dan puskesmas setempat yang dilakukan penyedia jasa pekerjaan konstruksi
  • Menghentikan sementara pekerjaan jika terindikasi ada tenaga kerja yang terpapar COVID-19 yang dilakukan oleh pengguna dan atau penyedia jasa pekerjaan
  • Melakukan tindakan isolasi dan penyemprotan disinfektan sarana dan prasarana kantor dan lapangan yang dilakukan penyedia jasa dan pekerjaan konstruksi

Disamping adanya BIM sebagai solusi untuk implementasi Digital Construction tetapi menggunakan BIM yang terintegrasi dengan Lean Construction akan sangat memberikan dampak pada produktivitas dari konstruksi. Isolasi yang dilakukan membuat meeting menjadi terbatas jumlah peserta meeting dan durasi di meeting tersebut. Penggunaan tools yang dapat membantu membuat meeting menjadi lebih efisien dan efektif cepat tapi juga mengena menjadi sangat kritikal. Proplanner sebagai salah satu aplikasi Lean-BIM yang telah menggabungkan prinsip Lean Construction dan BIM sudah terbukti dapat membuat meeting menjadi lebih efektif dan efisien, dimana semua orang mencapai kolaborasi sampai ke tingkat detail tapi dilakukan dengan cepat tanpa butuh banyak peserta dari meeting tersebut. Dengan adanya aplikasi di handphone, akan sangat mudah untuk mengetahui dan melakukan update terhadap progress.



Leave a Reply